Thursday, December 26, 2013

Tip merawat mesin diesel




Mesin diesel. Mungkin yang terbanyang di benak anda adalah berisik, kotor, gas buang yang hitam mengepul. Memang begitu adanya, kalo kita lihat angkutan umum yang tidak terawat yang mengeluarkan suara mesin yang berisik disertai dengan gas hitam yang keluar dari lubang knalpotnya. Semua angkutan umum yang berupa bus dan truk pasti menggunakan mesin diesel karena mesin yang handal. Tapi jangan salah mobil-mobil mewah sekarang banyak menggunakan mesin diesel dan karakteristiknya berbeda dari yang di atas tadi, karena dilakukan dengan perawatan yang baik.
Mesin diesel mempunya banyak nilai plus yang memberikan kita keuntungan. Antara lain adalah mesin diesel sangat handal, torsi yang besar pada putaran rendah dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Untuk teknologi mesin diesel juga tak kalah ketinggalan dengan mesin bensin. Jika dahulu mesin diesel dikenal lamban, kini dengan adanya turbocharger pada beberapa mesin diesel masalah tersebut sudah dapat teratasi.
Ada beberapa tips agar mesin diesel Anda tetap dalam performa yang bagus, karena jika mesin diesel tidak terawatt dengan baik maka akan banyak menguras kantong anda mengingat komponen atau spare part mesin diesel cenderung lebih mahal dari pada mesin bensin jika terjadi kerusakan.

         1.       Ganti oli pelumas mesin dengan rutin.
     
Mungkin terlihat umum dan semua mesin mempunyai perlakuan yang sama dalam pelumasan, tetapi tahukah Anda bahwa mesin diesel lebih memerlukan perhatian mengenai penggantian oli pelumas dari pada mesin bensin. Mengapa? Karena mesin diesel mempunyai rasio kompresi yang lebih tinggi yang membuat tekanan pembakaran di ruang bakar meningkat drastis yang memperbesar kemungkinan BBM pun dapat masuk melalui celah pada ring piston yang akan mengkontaminasi oli pelumas sehingga merusak kualitasnya. Maka gantilah oli pelumasan mesin diesel Anda setiap 5000 km. Tekanan yang tinggi di ruang bakar akibat rasio kompresi tinggi dan bantuan turbocharger itulah yang membuat kualitas pelumas mesin diesel cepat menurun ketimbang mesin bensin. Apabila perawatan ini tidak dilakukan secara konsisten maka akan mengurangi lifetime dari mesin diesel itu sendiri.

         2.       Bersihkan saringan udara secara rutin dang anti secara berkala.
       

Saringan udara berfungsi untuk membesihkan kotoran dan debu agar tidak masuk ke ruang bakar mesin diesel. Jika banyak debu dan kotoran masuk ke ruang bakar maka akan mempercepat keausan dari komponen-komponen seperti valve, ring piston, silinder liner. Yang pada akhirnya akan menurunkan performa dari mesin diesel dan menguras kantong Anda lagi karena mengganti dari spare part tersebut sebelum waktunya. Jika filter udara kotor juga akan menurunkan performa mesin diesel karena kekurangan suplai udara ke ruang bakar berkurang. Bersihkan filter udara bersamaan dengan penggantian oli Anda.

         3.       Ganti Filter BBM secara berkala
       
Filter BBM ialah hal yang penting pada mesin diesel. Berfungsi sebagai penyaring kotoran yang ada pada bahan bakar. Dan akan sangat membantu jika pemilik mesin diesel melihat penggunaan BBM berkualitas lebih rendah. Manfaat akan terasa nantinya pada injector mesin diesel Anda. Dengan penggantian setiap 10000 km, umur injector akan lebih awet. Sehingga Anda tidak perlu merogoh kocek lebih dalam karena kerusakan pad injector, mengingat harga injector yang jauh lebih mahal dari pada busi pada mesin bensin.

         4.       Cek secara berkala level air pendingin
Hal ini sangat penting, karena jika kekurangan air pendingin akan menyebabkan terjadinya overheating. Banyak sekali komponen yang akan rusak jika terjadi overheating. Komponen yang paling rentan jika mesin diesel mengalami kondisi panas adalah seal dan packing mesin diesel akan rusak dan akan memberika efek domino merusak komponen-komponen lainnya. Maka ada baiknya selalu mengecek level air pendingin secara berkala.

0 comments:

Post a Comment